Tarian Tradisional Jambi Dan Keterangannya

MENGENAL JENIS-JENIS TARIAN TRADISIONAL DAERAH JAMBI

Tarian Tradisional Jambi – Jambi merupakan asal muasal dari bangsa melayu yang berawal dari kerajaan melayu di batang hari jambi. Jambi merupakan salah satu provinsi dari ketika provinsi di Sumatera yang menjadi nama provinsi dan dua lainya adalah Bengkulu dan Gorontalo.

Karena dahulu merupakan kerajaan melayu jambi pasti memiliki sejarah yang besar salah satunya Tarian Tradisional yang bisa di banggakan setiap provinsi. Tarian apa saja yang bisa kita ketahui dari Provinsi Jambi.

1. Tarian Sekapur Sirih

Tarian Sekapur SirihTarian ini merupakan tarian yang sering kita lihat bila ada tamu penting datang ke jambi. Selain di jambi tarian ini juga terkenal di malaysia sebagai tarian wajib untuk menyambut tamu besar antar negara atau daerah. Tarian yang dipadukan dengan iringan musik dan syair yang di khususkan untuk tamu sehingga membuat tamu merasa dihormati dengan keramah tamahan dari provinsi jambi. Tarian Sekapur Sirih biasanya ditarikan oleh 9 orang penari perempuan, dan 3 orang penari laki-laki, 1 orang yang bertugas membawa payung dan 2 orang pengawal. Untuk mendukung tarian ini biasanya para penari membawa cerano/wadah yang berisikan lembaran daun sirih, keris, payung dan dengan menggunakan baju adat dari Jambi. Untuk musik pengiring biasanya digunakan gambus, biola, akoridon, rebana, gong, gendang dll.

2. Tarian Rangguk 

Tari RanggukTarian Rangguk merupakan tarian yang memiliki fungsi sebagai ajaran bagi umat Islam yang dipadukan dengan Tarian Silat dan di iringi oleh musik rebana. Dahulu tarian ini dikhususkan untuk laki laki dan bagi wanita dianggap tabu. Namun dengan perkembangan jaman tarian ini dilakukan oleh siapa saja dan juga digunakan untuk penyambutan tamu besar. Pada intinya tarian ini memberikan manfaat agar kita selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa

3. Tarian Selampit Delapan

Tari selampit delapanPada jaman dahulu Tarian ini di bawa dan diperkenalkan oleh  Dinas Kebudayaan Provinsi Jambi pada tahun 1970-an, yaitu M. Ceylon saat ia masih bertugas di dinas tersebut. Meskipun M. Ceylon bukan putra daerah Jambi, namun kemampuan dan bakatnya dalam bidang seni tari telah membuat tarian ini begitu di kenal di Jambi. Penciptaan tarian ini merupakan bentuk kecintaan yang besar terhadap kesenian. Sebelum menggunakan kain selampit, awalnya tarian ini dimainkan oleh delapan orang dengan menggunakan delapan sumbu kompor yang diikat atau digantung pada loteng. Nama “Selampit Delapan” diambil dari delapan tali yang digunakan dalam tarian tersebut. Tujuan Tari Selampit pertama kali diperkenalkan untuk merekatkan hubungan pergaulan antar pemuda. Suasana keakraban antar pemuda dapat terbangun dengan baik melalui tarian ini. Kekompakan yang menjadi nilai dalam kehidupan sehari-hari tercermin dalam setiap gerak dalam tari ini

4. Tarian Inai

Tari InaiPeninggalan Kerajaan Melayu bisa kita lihat dari Tarian Inai ini, Tarian ini merupakan tarian yang sakral dan dipentaskan pada saat upacara adat pengantin etnis melayu timur yang berada di Tanjung Jabung Timur. Dalam melakukan tarian biasanya dimainkan oleh 5 orang atau 7 pasang penari yang tampil bergiliran dengan menggunakan kembang lilin. Dalam tarian tersebut menggambarkan tokoh nenek moyang yang di segani pada jaman dahulu kala yaitu Hang Tuah, Hang Jebat, Hang Lekir atau Lekiu, Hang Kasturi, Dewa Safri, Dandan Setia dan Sidang Budiman sebagai tokoh yang diwakili oleh penari pria. Sedangkan penari wanita mewakili tokoh Putri Siti Zubaidah, Putri Suri Maknikam, Putri Intan Baiduri, Putri Intan Terpilih, Putri Intan Gemale, Putri Intan Teserlah dan Putri Begubang. Keunikan tarian ini yaitu menggunakan gerakan silat dan di iringin oleh musik Gendang, gong, Kolintang perunggu.

5. Tarian Tauh

Tari TauhTarian yang mengisahkan tentang pergaulan atau hubungan muda mudi pada jaman dahulu. Tarian ini sangat di sukai oleh masyarakat Bungo dan biasanya dipentaskan untuk menyambut Rajo, Berelek Gedang dan Beselang Gedang ( gotong royong menuai padi ). Tarian Tauh di lakukan oleh 4 pasangan muda mudi dan di iringi oleh Kelintang Kayu, gong, Biola, Gendang. Untuk pakaian tari menggunakan baju ada Jambi.

Semoga informasi tentang Tarian Tradisional dari Jambi tersebut bisa menambah wawasan kita terhadap warisan budaya yang ada di provinsi Jambi. Jangan sampai warisan budaya tersebut sampai musnah, sebagai generasi muda kita harus terus menjaganya dan melestarikannya, jangan lupa juga untuk membaca tarian tradisional bengkulu.