4 Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah

4 Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah

Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah – Banyak pasangan yang tidak melihat pentingnya bertunangan sebelum menikah, sehingga tidak banyak juga yang melakukannya. Ada yang menganggap pertunangan hanya sebagai formalitas belaka sebelum menuju ke jenjang pernikahan.

Padahal, ada beberapa budaya yang memang menganjurkan adanya proses pertunangan terlebih dulu, sebagai tahap awal sebelum menuju ke gerbang perkawinan.

Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah
Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah

Nah, jika Anda memang sekarang sudah memasuki hubungan yang lebih serius daripada berpacaran dan ingin lanjut ke pernikahan, coba pertimbangkan masalah pertunangan dengan membaca beberapa Manfaat Bertunangan Sebelum Menikah berikut ini:

1. Pertunangan menjadi pijakan solid sebelum pernikahan

Begitu Anda menyatakan akan menjadi pasangan si dia selamanya, dalam masa ini Anda berdua akan belajar untuk saling mendengarkan satu sama lain, mendiskusikan berbagai perbedaan pandangan, dan yang terpenting adalah merayakan perjalanan cinta dan komitmen Anda.

2. Lewat pertunangan, Anda belajar merencanakan

Tidak perlu sampai ke rencana masa depan keluarga dulu. Saat bertunangan, Anda pasti akan sibuk membuat rencana untuk hari pernikahan, bukan? Dari situ Anda akan belajar bagaimana merencanakan suatu hal yang penting, sehingga sebisanya harus mengakomodasikan kebutuhan dan keinginan kedua belah pihak. Jika di fase ini sudah lulus, tentunya akan lebih mudah bagi Anda untuk membuat rencana-rencana lainnya, seperti waktu untuk memiliki anak misalnya.

3. Membiasakan diri pada kenyataan Anda tak lagi hidup sendiri

Kalau dulu sewaktu masih berpacaran Anda tidak perlu setiap kali pamit ketika akan pergi, kini Anda belajar sedikit tentang berbagi hidup dengan orang lain. Sejauh mana Anda dapat merasa nyaman ketika hidup ini tidak lagi dijalani sendiri dan apakah Anda dapat selalu jujur mengatakan apa yang Anda lakukan. Selain itu, Anda juga akan belajar untuk memberi kepercayaan pada pasangan untuk mengambil tindakan yang berdampak besar terhadap Anda berdua.

4. Belajar menghadapi peran yang baru

Jika dulu hidup Anda diisi dengan peran sebagai anak, pekerja di kantor, dan kekasih, kini ada peran baru yang perlu Anda pelajari yaitu menjadi (calon) istri. Untuk itu, Anda bisa jadi akan mulai belajar mengurus rumah sendiri–dengan asumsi nantinya Anda tidak lagi tinggal di rumah orangtua. Selain itu, bagaimana mengurus suami dengan menyiapkan makanan serta segala keperluannya. Belajar memasak ataupun pekerjaan rumah tangga akan menyenangkan untuk dilakukan pada masa ini.

Save

Save

Save